Dalam rangka
mempersiapkan diri menghadapi perubahan-perubahan lingkungan
strategis pada waktu-waktu yang akan datang, Pusat Penelitian Kopi
dan Kakao telah menyusun suatu Rencana Strategis. Rencana
strategis ini bertujuan:
-
Menentukan arah
penelitian yang difokuskan pada isu strategis dengan
memperhatikan kendala, tantangan, peluang, dan sumber dana yang
tersedia, dan dijabarkan lebih lanjut dalam rencana penelitian
yang lebih operasional.
-
Menyatukan persepsi
antara pengambil kebijaksanaan, perencana, peneliti dan pengguna
teknologi dalam menentukan arah dan prioritas penelitian,
mengurangi kesenjangan antara teknologi yang dihasilkan dengan
yang dibutuhkan dalam penerapannya.
-
Menyatukan arah
penelitian dalam rangka mendorong munculnya efek sinergistik
dalam kegiatan Ristek pada lingkup Pusat Penelitian Kopi dan
Kakao, lingkup Badan Litbang Pertanian serta lingkup nasional
dan internasional.
-
Mempercepat munculnya
inovasi dan terobosan teknologi sebagai jawaban terhadap peluang
dan tantangan yang dihadapi.
-
Memberikan pelayanan
bagi masyarakat kopi dan kakao di dalam melakukan pengusahaan,
sekaligus memanfaatkan umpan balik informasi sebagai bahan
penyempurnaan kegiatan penelitian dan pengembangan selanjutnya.
|
|
Pengembangan Program
Sebagai penjabaran dari Rencana Strategis, telah disusun program
operasional penelitian, yang digunakan sebagai tolok ukur di dalam
pengelolaan kegiatan penelitian dan pengembangan sebagai berikut:
1. Program pengelolaan sumber daya alam.
-
Pemetaan lahan yang sesuai untuk budidaya kopi
dan kakao.
-
Konservasi manajemen ekosistem budidaya kopi
dan kakao spesifik daerah.
-
Konservasi, karakterisasi genetik (teknik konvensional/molekuler)
dan pendayagunaan plasma nutfah kopi dan kakao untuk program
pemuliaan dan sumber keragaman genetik.
-
Pemanfaatan agensia biologis dan pestisida nabati untuk
pengendalian hama penyakit pada perkebunan kopi dan kakao.
-
Pemanfaatan mikroorganisme untuk peningkatan produktivitas
perkebunan kopi dan kakao.
2. Program perbaikan potensi genetik
Perbaikan potensi genetik tanaman kopi dan kakao (secara
konvensional/molekuler) diarahkan untuk mendapatkan varietas/klon
kopi dan kakao dengan variabel genetik:
-
Potensi produksi
-
Ketahanan terhadap hama-penyakit utama kopi dan
kakao
-
Karakter mutu yang baik (citarasa dan mutu
fisik)
-
Potensi kandungan lemak kakao yang tinggi dan
komposisi lemak yang baik.
-
Ketahanan terhadap kondisi lahan yang marginal.
3. Program pengelolaan dan pengembangan sistem
agribisnis perkebunan kopi dan kakao:
-
Penelitian untuk mendukung pengembangan
perkebunan kopi dan kakao spesifik.
-
Penelitian peningkatan produktivitas lahan
-
Penelitian dan pengkajian teknologi pengolahan
kopi dan kakao untuk memberikan jaminan mutu internasional dan
diversifikasi produk
-
Penelitian penanganan dan pemanfaatan limbah
cair dan padat pada pengolahan kopi dan kakao.
-
Penelitian akumulasi logam berat dan kontaminasi mikotoksin
dalam biji kopi dan kakao, kaitannya dengan keamanan bahan
pangan.
-
Rekayasa sarana pengolahan kopi dan kakao
menurut skala industri.
4. Program sosial ekonomi dan kebijaksanaan
perkebunan kopi dan kakao :
-
Analisis sistem pengusahaan perkebunan kopi dan
kakao
-
Optimasi usaha untuk peningkatan daya saing
komoditi kopi dan kakao.
-
Penyusunan model ekonomi dan analisis pasar
komoditi kopi dan kakao.
-
Rekayasa sosial ekonomi perkebunan berbasis kopi dan kakao yang
berwawasan agribisnis dan berwawasan lingkungan.
-
Analisis berbagai kebijakan mikro dan makro.
5. Program pengembangan dan diseminasi hasil
penelitian
-
Publikasi hasil-hasil penelitian melalui jurnal Pelita
Perkebunan dan publikasi yang bersifat praktis atau semi ilmiah
disampaikan lewat Warta Pusat Penelitian Kopi dan Kakao.
-
Seminar/Lokakarya ilmiah diadakan secara berkala atau sesuai
dengan keperluan.
-
Komunikasi dan diseminasi dilakukan bekerjasama dengan BPTP/LPTP,
instansi terkait, perusahaan perkebunan atau kelompok petani/pekebun,
organisasi profesi, asosiasi komoditas.
-
Layanan informasi dan publikasi secara langsung yang diharapkan
dalam masa mendatang akan menjadi bagian sistem informasi
nasional
6. Program pengembangan kelembagaan
-
Pengembangan sumber daya manusia peneliti dan
unsur penunjang.
-
Pengembangan sarana penelitian, laboratorium, perpustakaan dan
sarana penunjang lainnya.
-
Pendidikan dan pelatihan baik bergelar maupun non gelar untuk
peneliti, teknisi maupun unsur penunjang lainnya.
-
Pengembangan organisasi dan manajemen.
-
Kerjasama penelitian dilaksanakan bersama lembaga penelitian
terkait dan perguruan tinggi di dalam dan luar negeri.
|
Penyusunan
Program
Kriteria pokok untuk menetapkan program dan prioritas penelitian
adalah:
- Pemilihan topik penelitian pada jangka waktu tertentu menurut
:
a. asas manfaat dan nilai tambah
b. asas pemecahan masalah
c. asas terobosan, dan
d. asas wawasan lingkungan.
-
Penelitian yang dilakukan sesuai dengan kebijaksanaan dan
kebutuhan pembangunan pertanian serta mempunyai arti politik,
ekonomi dan strategi yang penting.
-
Penelitian yang memberikan kontribusi nyata terhadap tujuan
pembangunan pertanian yang mencakup peningkatan produktivitas,
pertumbuhan, pendapatan, lapangan kerja dan pemerataan kegiatan
dan hasil pembangunan pada berbagai wilayah agroekosistem.
Penelitian yang memberikan landasan kuat, dan umpan ke depan
bagi pembangunan pertanian jangka panjang yang berkelanjutan.
|
JUDUL PROGRAM PENELITIAN TAHUN 2007
|