Site : www.iccri.net
     Profile    Program  Pelayanan     Pelita   Warta        Kakao     Alsin Kopi    Alsin Kakao  Home 
 

 Kopi (Coffea sp.)

Masalah Nematoda Pada Kopi Dapat Teratasi dengan Klon BP 308

Kopi BP 308 tampak tumbuh normal dibanding

BP 42 di daerah endemik nematoda

Nematoda parasit Pratylenchus coffeae dan Radopholus similis merupakan dua macam nematoda yang masih menjadi ancaman serius dalam budidaya kopi. Serangan kedua nematoda tersebut akhir-akhir ini makin meluas, dan menimbulkan banyak kerugian, karena sulit dikendalikan. Gejala serangan pada umumnya baru nampak jelas apabila tingkat kerusakannya sudah lanjut.

Pengelolaan jasad pengganggu  ke depan harus berorientasi pada rakitan teknologi ramah lingkungan. Penggunaan bahan tanam tahan merupakan komponen utama pengendalian paling efektif dan efisien, serta tidak mencemari lingkungan.

Kopi robusta klon BP 308 telah terbukti mampu bertahan dan tumbuh dengan baik pada lahan yang terinfeksi berat Pratylenchus coffeae dan Radopholus similis. Sifat-sifat penting klon BP 308 yang diduga berhubungan dengan ketahanannya terhadap kedua nematoda tersebut telah diuji di laboratorium Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia (PPKI) dan diobservasi di lapangan. Berdasarkan hasil pengujian dan observasi tersebut kopi robusta klon BP 308 telah dilepas oleh Pemerintah sebagai klon anjuran untuk batang bawah, sebagai salah satu cara  untuk pengendalian nematoda parasit dengan penggunaan varietas tahan yaitu dengan SK Mentan No:65/Kpts/SR.120/1/2004. 

Untuk kepentingan komersial, PPKKI mampu menyediakan bahan tanam BP 308 dalam bentuk setek, sambungan, dan hasil kultur jaringan. Jumlah bahan tanam yang mampu disediakan sekitar satu juta bibit per tahun, dan jumlah tersebut dapat ditingkatkan pada tahun-tahun yang akan datang.

Untuk menjaga kemurnian klon BP 308, maka bahan tanam penjenis klon tersebut disimpan di kebun koleksi plasma nutfah PPKKI. Pemuliaan klon BP 308 pada awalnya ditujukan untuk mendapatkan klon yang mempunyai produktivitas tinggi. Klon ini sebenarnya produksinya cukup tinggi (50 % lebih tinggi dibanding klon standar BP 42), akan tetapi satu sifat khas klon BP 308 yang tidak dimiliki klon-klon anjuran kopi robusta lain adalah persentase biji bulat (round bean) tinggi (62,5%) dan persentase biji normal rendah (37,5%). Sifat fisik biji inilah yang mendasari klon BP 308 kurang disukai apabila digunakan sebagai sumber produksi biji.

 

Produk yang dapat di peroleh

  • Stek berakar klon BP 308,

  • Bibit asal stek dalam polibeg klon BP 308,

  • Stek sambungan pasca aklimatisasi,

  • Stek berakar klon anjuran non BP 308,

  • Stek berakar kopi arabika,

  • Bibit stek dalam polibeg robusta anjuran,

  • Bibit asal stek dalam polibeg arabika,

  • Sambungan hipokotil pasca aklimatisasi,

  • Bibit asal sambungan hipokotil stek sambung dalam polibeg,

  • Entres kopi robusta non BP 308,

  • Entres kopi robusta klon BP 308,

  • Entres kopi arabika anjuran,

  • Benih Robusta Propelegitim (BP 42 x BP 358, BP 358 x BP 42)

Pesan/informasi: iccri@iccri.net)

 

KOPI ARABIKA ANDUNGSARI-1

Tipe pertumbuhan kate (dwarf), daun oval bergelombang, lentur dan lebar, buah masak kurang serempak, biji lonjong, nisbah biji buah 14,9%, berbunga pertama umur 15-24 bulan, produktivitas 35 kuintal/ha pada populasi 3.300 ph/ha, pada ketinggian > 1.000 m dpl., agak tahan penyakit karat daun, pada ketinggian < 900 m dpl., rentan, cita rasa baik.

KOPI ARABIKA S 795

Tipe pertumbuhan tinggi agak melebar, daun rimbun sehingga batang pokok tidak tampak dari luar, buah seragam, biji berukuran besar tetapi tidak seragam, nisbah biji buah 15,7% berbunga pertama umur 15-24 bulan, produktivitas 10-15 kuintal/ha pada populasi 1.600 - 2.000 pohon, pada ketinggian > 1.000 m dpl., agak tahan penyakit karat daun, citarasa cukup baik.

KOPI ARABIKA USDA 762

Tipe pertumbuhan tinggi agak melebar, buah agak memanjang dengan ujung meruncing berjenggot, biji membulat seragam, nisbah biji buah 16,6% berbunga pertama umur 32-34 bulan, produktivitas 8-12 kuintal/ha pada populasi 1.600 - 2.000 pohon, agak tahan terhadap penyakit karat daun, citas rasa cukup baik.

KOPI ROBUSTA KLON BP 308 TAHAN NEMATODA

Kopi Robusta klon BP 308 sebaiknya diperbanyak secara klonal untuk menghindari terjadinya penyimpangan sifat genetis pohon induk. Untuk itu dianjurkan sebagai batang bawah dalam penyambungan dengan batang atas klon-klon anjuran sesuai agroklimat setempat. Batang bawah klon BP 308 dapat ditanam di daerah terserang nematoda maupun di daerah yang tanahnya kurang subur.

KOPI ROBUSTA KLON BP 42

Sifat-sifat agronomi: a. Perawakan: sedang; b. Percabangan: mendatar, ruas pendek; c. Bentuk dan warna daun: membulat besar, permukaan bergelombang sedikit, pupus hijau kecoklatan; d. Buah: besar, dompolan rapat, warna hijau pucat, masak merah; e. Biji: medium - besar, saat pembungaan agak akhir (lambat); f. Produktivitas (kg kopi biji/ha/th): 800 - 1.200.

KOPI ROBUSTA KLON BP 358

Sifat-sifat agronomi: a. Perawakan: sedang; b. Percabangan: agak lentur, ruas agak panjang;c. Bentuk dan warna daun: bulat telur, memanjang, hijau mengkilap, tepi daun bergelombang lebar, pupus hijau kecoklatan; d. Buah: agak besar, diskus agak lebar, buah masak merah pucat belang; e. Biji: medium-besar; f. Produktivitas (kg kopi biji/ha/th): 800 - 1.700

KOPI ROBUSTA KLON BP 409

Sifat-sifat agronomi: a. Perawakan: besar kokoh; b. Percabangan: kokoh, kuat, ruas agak panjang; c. Bentuk dan warna daun: membulat, besar, hijau gelap, helai daun seperti belulang, begelombang tegas, pupus hijau muda; d. Buah: agak besar, diskus kecil runcing, buah muda beralur, masak merah hati; e. Biji: medium-besar; f. Produktivitas (kg kopi biji/ha/th): 1.000 - 2.300

KOPI ROBUSTA KLON SA 436

Sifat-sifat agronomi: a. Perawakan: kecil - sedang; b. Percabangan: aktif, lentur ke bawah; c. Bentuk dan warna daun: bulat telur ujung meruncing melengkung, kedudukan daun thd tangkai tegak, berwarna hijau pucat (kekuningan), pupus hijau muda kemerahan; d. Buah: buah kuda ada diskus kecil, dompolan sangat rapat, > 400 m dpl., masak serepak warna merah anggur, < 400 m dpl., masak tdk serempak; e. Biji: kecil - sedang ukuran beragam; f. Produktivitas (kg kopi biji/ha/th): 1.600 - 2.800

KOPI ROBUSTA KLON BP 939

Sifat-sifat agronomi: a. Perawakan: sedang, lebar, kokoh; b. Percabangan: Panjang agak lentur ke bawah, antar cabang terbukateratur sehingga buah tampak menonjol dari luar; c. Bentuk daun dan warna daun: oval bersirip tegas dan rapat,helaian daun kaku, tepi daun mengerupuk, ujung, pupus hijau kecoklatan; d. Buah: dalam dompolan lebat dan rapat, jarak antar dompolan lebar, berukuran agak kecil berbentuk lonjong, permukaan buah ada garis putih; e. Biji : medium; f. Produktivitas (kg kopi biji/ha/th): 1.600 -2.800

KOPI ROBUSTA KLON BP 234

Sifat-sifat agronomi: a. Perawakan: ramping; b. Perca-bangan: cabang panjang, lentur, ruas panjang; c.Bentuk dan warna daun: bulat memanjang, permukaan bergelombang nyata, pupus berbentuk membulat berwarna hijau pucat kecoklatan; d. Buah: agak kecil, tidak seragam, diskus kecil, warna hijau, masak merah; e. Biji: kecil-medium, > 400 dpl., berbunga awal, < 400 m dpl., berbunga agak akhir; f. Produktivitas (kg kopi biji/ha/th): 800 - 1.600

KOPI ROBUSTA KLON BP 288

Sifat-sifat agronomi: a. Perawakan: sedang; b. Percabangan: ruas panjang;c. Bentuk dan warna daun: agak membulat, permukaan sedikit berge-lombang, pupus hijau kecoklatan; d. Buah: agak kecil, diskus seperti cincin, masak merah tua; e. Biji: kecil-medium, > 400 dpl., berbunga akhir, < 400 m dpl., berbunga awal; f. Produktivitas (kg kopi biji/ha/th): 800 - 1.500

KOPI ROBUSTA KLON BP 534

Sifat-sifat agronomi:a. Perawakan: sedang; b. Perca-bangan: lentur ke bawah, cabang sekunder kurang aktif & mudah patah; c.Bentuk daun dan warna daun: bulat memanjang, lebar daun sempit, helai daun seperti belulan, sirip daun tegas, daun tua berwarna hijau, sering mosaik; d. berukuran besar, buah muda kuning pucat beralur putih, dompolan buah rapat dan lebat; e. Biji : sedang - besar; f. Produktivitas (kg kopi biji/ha/th): 1.000 -2.800

KOPI ROBUSTA KLON BP 936

Sifat-sifat agronomi: a. Perawakan: sedang - besar; b. Percabangan: kaku mendatar teratur, percabangan rapat, rimbun; c. Bentuk daun dan warna daun: bulat telur, lebar memanjang, ujung membulat tumpul agak lebar, pupus berwarna hijau coklat muda, daun tua hijau sedang, menelungkup ke bawah; d. Buah: membulat besar, permukaan halus, buah muda hijau bersih, masak seragam, letak buah tersembunyi di balik cabang daun; e. Biji : sedang - besar; f. Pro-duktivitas (kg kopi biji/ha/th): 1.800 -2.800

KOPI ROBUSTA KLON BP SA 203

Sifat-sifat agronomi: a. Perawakan: besar, kokoh, melebar; b. Percabangan: teratur mendatar, cabang primer sangat panjang, ruas panjang, cabang sekunder cenderung lentur ke bawah; c. Bentuk daun dan warna daun: oval berwarna hijau sedang tetapi mengkilat, pupus berwarna coklat kemerahan; d. Buah: dalam dompolan lebat dan rapat, antar dompolan lebar, masak merah muda belang, masak tidak serempak; e. Biji: kecil -sedang; f. Produktivitas (kg kopi biji/ha/th): 1.600 -3.700

KOPI ARABIKA SIGARAR UTANG

Surat Keputusan Mentan no: 205/Kpts/SR.120/4/2005;  Arabika tipe pertumbuhan semi katai;  Produktivitas rata-rata 1500 kg/ha, untuk populasi 1600 pohon/ha;  Pembuahan terus-menerus mengikuti pola sebaran hujan dengan biji berukuran besar;  Agak rentan terhadap serangan hama bubuk buah;  Agak rentan serangan nematoda Radopholus similis, dan agak tahan tahan terhadap penyakit karat daun; Citarasa baik; Saran penanaman > 1000 m dpl, tipe iklim A – C dengan sebaran hujan merata sepanjang tahun.

Leaflet BP416A; Leaflet  Varietas Kopi Arabika

 
 Profile    Program  Pelayanan     Pelita   Warta        Kakao   Alsin Kakao    Alsin Kopi    Home
Copyright © 2005 - 2008 www.iccri.net - Site. All Right reserved.