Site : www.iccri.net
     Pelayanan Alat & Mesin Kopi Kakao Agenda Pelatihan :: Kembali ke awal >>>
 
SIMPOSIUM KAKAO 2008  Denpasar, 22-24 Oktober 2008

LATAR BELAKANG

Salah satu komoditas unggulan program revitalisasi perkebunan adalah kakao, dengan kegiatan utama berupa perluasan areal, peremajaan dan rehabilitasi tanaman. Untuk mendukung program tersebut, diperlukan ketersediaan bahan tanam yang berkualitas dan dalam skala massal. Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia bekerjasama dengan NESTLE Perancis menerapkan teknologi somatic embryogenesis untuk perbanyakan klon kakao unggul. Karena metode tersebut belum berjalan secara maksimum, metode perbanyakan secara konvensional masih diperlukan untuk memenuhi kebutuhan bahan tanam yang terus meningkat pesat.

 Kerusakan ekosistem sebagai akibat penebangan hutan yang tidak terkendali, telah berdampak luas terhadap kelestarian alam, pemanasan global dan mengancam perekonomian nasional. Kondisi tersebut antara lain berdampak pada produktivitas kakao yang rendah, yakni hanya sekitar 660 kg/ha. Laju kerusakan lingkungan perlu dihambat dengan memanfaatkan sumber daya domestik seperti bahan tanam unggul, perlindungan tanaman yang tepat dan berwawasan lingkungan, pengelolaan hara dan penggunaan air yang efisien. Areal perkebunan kakao dengan struktur tajuk berstrata, dua atau tiga, mempunyai potensi yang baik sebagai penyangga kelestarian lingkungan. Penerapan pola konservasi lingkungan berbasis kebun produktif diharapkan dapat menjadi model pengembangan usaha kakao yang berkelanjutan.

 Serangan hama PBK (Penggerek Buah Kakao) dan penyakit VSD (Vascular Streak Die-back) di beberapa daerah penghasil kakao telah mengancam keberlanjutan usaha kakao nasional. Selain berdampak pada produktivitas, serangan penyakit VSD mampu menurunkan kesehatan tanaman secara signifikan. Untuk itu perlu dicari cara dan formula yang tepat, berdaya guna, dan dapat dipraktekkan untuk mencegah penyebarannya dan menekan tingkat kerusakan yang diakibatkannya.

         Disamping bermanfaat secara ekonomis, kakao dan produk cokelat memiliki manfaat khusus bagi kesehatan. Senyawa polifenol dan sejumlah asam lemak tidak jenuh yang  dikandungnya, bermanfaat sebagai antioksidan dan mencegah arteriosklerosis. Aspek yang spesifik ini akan diangkat dalam simposium kali ini, disamping kemajuan pengembangan produkhilir yang dapat dilaksanakan dalam skala kecil, menengah dan besar. Untuk itu diperlukan dukungan kebijakan yang kondusif ditingkat daerah dan pusat dalam mengembangkan teknologi proses, penyediaan alat dan pemasaran hasilnya, baik didalam dan diluar negeri.

        Melalui kegiatan SIMPOSIUM ini, seluruh komponen pelaku bisnis kakao diharapkan meberikan masukan, ide, gagasan dan pengalama yang selanjutnya secara bersama memformulasikan dalam bentuk rumusan dan rekomendasi yang bermanfaat dan operasional guna mewujudkan perkakaoan nasional yang berdaya saing, bernilai tambah dan berkelanjutan.

 

TEMPAT DAN WAKTU

Simposium 2008 akan diselenggarakan di Denapasar pada tanggal 22-24 Oktober 2008. Hari ketiga berupa field trip ke kebun dan  industri cokelat. Kepastian tempat dan jadwal acara, akan disampaikan dalam Edaran II.

 

 

PESERTA

Simposium diharapkan dapat diikuti oleh : Simposium diharapkan dapat diikuti oleh,  Unsur Pemerintah Pusat dan Daerah,  Komisi Kakao Indonesia, Dewan Kakao Indonesia,  Dinas Perkebunan Provinsi dan Kabupaten,  Perusahaan Perkebunan Negara / Swasta,  Petani Kakao / Asosiasi Petani Kakao , Lembaga Penelitian, Perguruan Tinggi,  Perbankan,  Industri kakao, Industri pupuk, pestisida, LSM, dll.

 

MATERI

Materi yang akan dibahas adalah sebagai berikut :

 

A. Materi kunci :

  1. Percepatan revitalisasi kakao di Indonesia (Direktorat Jenderal Perkebunan/Jakarta).

  2. Percepatan pengembangan industri pengolahan kakao dan industri cokelat dalam negeri (Direktorat Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian/Jakarta).

  3. Contribution of cocoa plantation in reducing the impact of climate change (Prof. Dr. Kees Stigter - International Society of Agricultural Meteorology-INSAM/The Netherlands).

  4. Performance of cocoa cultivation using somatic embryogenesis planting material in some producing countries (NESTLE Research Centre Tours/France).

  5. Bio-security implementation to enhance competitiveness of Indonesian cocoa in global market (Dr. Keng-Yeang Lum/CABI/Malaysia).

B. Materi Teknis :

  1. Ketahanan Tanaman Kakao Terhadap Hama Penggerek Buah Kakao (PBK).

  2. Pengendalian Penyakit VSD (Vascular Streak Dieback) Secara Terpadu.

  3. Pengembangan rekomendasi pupuk nitrogen berdasarkan fraksi N organik, kaitannya dengan keamanan lingkungan perkebunan kakao.

  4. Peranan perkebunan kakao dalam mitigasi banjir dan pemanasan global.

  5. Peranan sejumlah spesies kayu industri dlam memperbaiki kualitas lahan serta kajian neraca nutrisi dan produktivitas tanaman kakao muda yang diusahakan denga  tanaman jati dan sengon.

  6. Aspek agronomis dan ekonomis perbanyakan kakao klonal secara konvensional serta metode pengemasan bibit.

  7. Produktivitas lahan kebun kakao dengan tanaman sela nilam dan iles-iles.

  8. Pengembangan pupuk ganul berbahan baku kulit buah kakao dan mineral alami.

  9. Pengalaman pendampingan mayarakat sekitar tambang batubara dalam berusahatani kakao.

  10. Penyimpanan benih kakao dengan atmosfir terkontrol serta pemanfaatan perangkat elektronik digital untuk mengukur kadar air benih kakao dan tingkat fermentasi.

  11. Pemanfaatan lemak kakao yang terserang PBK dan senyawa kalium dari kulit kakao untuk pembuatan sabun padat dan sabun cair.

  12. Pemanfaatn biofuel untuk penyangraian biji kakao.

  13. Manfaat kakao untuk kesehatan.

  14. Model kelembagaan kakao rakyat untuk mendukung penyediaan bahan baku bermutu dan berkelanjutan.

INFO PENTING :

  • Informasi lebih lengkap mengenai Simposium Kakao 2008 akan disampaikan pada edaran II yang akan dikirim ke pada para calon peserta.

  • Panitia tidak menyediakan akomodasi dan transportasi.

  • Panitian menerima makalah yan berkaitan dengan Siimposium.

Informasi lengkap silahkan menghubungi, Ø Purmiati Atuti N.  ( 081 249 533 54 ); Ø  Pujiyanto ( 08129462028 ); Ø  Agus Budi S. ( 0811353377 )

 

 

 

Formulir Pendaftaran

 

:: Kembali ke awal >>>
Copyright © 2006 - 2007  www.iccri.net - Site. All Right reserved.