| |
 |
ALAT DAN MESIN
|
 |
|
|
PENGUPAS KULIT BUAH KOPI (Pulper)
Fungsi: Melepas kulit buah kopi untuk
memudahkan pelepasan atau pembersihan lapisan lendir dari
permukaan kulit tanduk. Fleksibilitas dan Keunggulan: a. hasil
pengupasan baik dan bersih; b. Perawatan mudah dan murah, serta
mudah dioperasikan; c. Kon-sumsi air dan energi penggerak rendah.
Spesifikasi Teknis: a. Kapasitas: 1 ton/jam; b. Penggerak: Motor
diesel 7,5 HP.; c. Transmisi: Pulley dan sabuk karet V; d. Dimensi:
1.600 x 900 x 1.200 mm; e.Besi baja, plat besi, plat aluminium.
|
|
|
PENCUCI KOPI HS (Washer)
Fungsi: Melepas lapisan dan membersihkan benda asing dipermukaan
kulit tanduk kopi. Fleksibilitas dan Keunggulan: a. Hasil
pelepasan dan pembersihan permukaan biji baik dan bersih; b.
Perawatan mudah dan murah, serta mudah dioperasikan; c. Konsumsi
air dan energi penggerek rendah. Spesifikasi Teknis: a. Kapasitas:
1 ton/jam; b. Penggerak Motor diesel 3 HP.; c. Transmisi: Pulley
dan sabuk karet V; d. Dimensi: 1.600 x 900 x 1.200 mm; e.Besi baja,
plat besi, plat aluminium berperforasi.
|
|
Pesan produk:
iccri@iccri.net
|
PENGERING (Dryer)
Fungsi: Mempercepat proses difusi air sehingga aman disimpan dan
tetap memiliki mutu yang baik sampai ke tahap proses pengolahan
berikutnya. Fleksibilitas dan Keunggulan: a. Multikomoditi (kakao,
jagung, padi); b. Kapasitas per satuan luas lebih besar; c.
Perawatan murah dan mudah dioperasikan; d. Hasil pegering baik.
Spesifikasi Teknis: a. Kapasitas: 1-4 ton kopi HS/batch; b.
Penggerak: Motor listrik (0,5 s/d 2,5 HP), 220 V, 1440 rpm, 1
phase; c. Transmisi: Pulley dan sabuk karet; d. Sumber panas:
Kompor bertekanan (burner) BBM, atau tungku biomasa; e. Konsumsi
bahan bakar: BBM, 4-5 liter/jam, kayu bakar, 2-3 m3/ton biji kopi;
f. Dimensi: 4.600 x 2.100 x 1.150 mm; g. Bahan kontruksi: Besi
baja, plat aluminium.
|
|

Pesan produk:
iccri@iccri.net
|
GUDANG PENYIMPANAN KOPI DENGAN
ATMOSFIR TERKENDALI
Fungsi: a. Menyimpan biji kopi kering hasil sortasi dalam
waktu yang relatif lama sebelum dijual ke konsumen; b. Tujuan
pemakaian gudang dengan atmosfir terkendali adalah untuk mencegah
kerusakan mutu biji kopi secara mikrobiologis dan serangan hama
gudang seperti serangga atau tikus. Fleksibilitas dan Keunggulan:
a. Multikomoditi (kakao, jagung, gabah); Suhu dan kelembaban udara
di dalam gudang mudah diatur. Spesifikasi Teknis: a. Kapasitas:
1120.000 kg kopi kering (ka. 12%) b. Jenis kipas: Aksial (3 buah,
@ 8 sudu); c. Penggerak: Motor listrik 1/4 HP, 220 V, 1.440 rpm,
single phase; d. Transmisi: Langsung; e. Sumber panas: Kolektor
panas matahari; Luas bangunan: 200 m2; Bahan konstruksi: Besi baja,
pasangan batu-bata, plat aluminium, fiber polycarbonat.
|
|

|
PENGUPAS KULIT KERING (Huller)
Fungsi: Memisahkan kulit buah kering, kulit tanduk dan kulit ari
sehingga diperoleh biji kopi pasar yang bersih dan
bermutu.Fleksibilitas dan Keunggulan: a. Dapat digunakan untuk
pengupasan kulit kopi kering dari pengolahan kering ataupun basah;
b. Perawatan mudah dan murah, serta mudah dioperasikan; c. Hasil
pengupasan baik dan bersih. Spesifikasi Teknis: a. Kapasitas: 200
- 300 kg/jam; Penggerak: Motor diesel 20 HP, 2 phase, 380 V;
Transmisi: Pulley dan sabuk karet V; dimensi: 1.600 x 900 x 1.200
mm; Bahan konstruksi: Besi baja, plat besi, plat aluminium.
|
|

Pesan produk:
iccri@iccri.net
|
SORTASI KOPI
Fungsi: a. Meingkatkan produktivitas kerja sortasi manual; b. Biji
kopi terkumpul dalam beberapa ukuran yang seragam berdasarkan
tingkatan mutunya. Kompartemen I berupa biji kecil, kompartemen II
biji sedang, kompartemen III biji besar, dan kompartemen IV biji
ekstra besar. Fleksibilitas dan Keunggulan: a. Perawatan mudah dan
murah, serta mudah dioperasikan; b. Keseragaman mutu konsisten dan
bersih; c. Sudut kemiringan dan kecepatan putar silinder sortasi
mudah diatur. Spesifikasi Teknis: a. Kapasitas: 400 - 750 kg/jam;
b. Penggerak: Motor listrik 3 HP, 380 V, 1.440 rpm, 3 phase;
Transmisi: Pulley dan sabuk karet V; Unit sortasi: Silinder
aluminium datar berlubang; Dimensi: 3.500 x 850 x 1.200 mm; f.
Bahan konstruksi: Besi baja, plat aluminium.
|
|
|
SANGRAI (Roaster)
Fungsi: a. Untuk membantu pembentukan calon aroma dan citarasa
khas kopi bubuk; b. Memudahkan proses penghalusan. Fleksibilitas
dan Keunggulan: a.Multikomoditi (kakao, makadamia, kacang); b.
Kontrol mutu mudah dilakukan; c. Perawatan mudah dan murah, serta
mudah dioperasikan; d. Hasil sangrai seragam, konsisten dan bersih.
Spesifikasi Teknis: a. Kapasitas: 10 - 50 kg/batch; b. Sumber
panas: Kompor bertekanan (burner) minyak tanah; d. Penggerak:
Motor listrik 1/2 - 1 HP, 220 V, 1.440 rpm, single phase;
Transmisi: Pulley dan sabuk karet V, serta rantai dan roda gigi;
e. Dimensi: 1.200 x 1.000 x 1.500 mm; f. Bahan konstruksi: Besi
baja, plat aluminium, plat besi.
|
|
|
PENCAMPUR MEKANIS KOPI SANGRAI (Blender)
Fungsi: Mencampur biji kopi sangrai agar bubuk kopi yang
dihasilkan konsisten dan seragam. Fleksibilitas dan Keunggulan: a.
Mutu bubuk kopi hasil pencampuran baik; b. Perawatan mudah dan
murah, serta mudah dioperasikan; c. Energi rendah dan efisien.
Spesifikasi Teknis: a. Kapasitas: 30 - 40 kg biji kopi sangrai/batch;
b. Tipe: Drum hexagonal; c. Transmisi: roda gigi dan rantai, serta
pulley dan sabuk karet V; d. Penggerak: Motor listrik 3 HP, 220 V,
1.440 rpm; Dimensi: 1.160 x 1.000 x 1.600 mm; f. Bahan konstruksi:
Plat aluminium, plat besi.
|
|
|
PEMBUBUK KOPI (Grinder) Fungsi: Memperkecil ukuran
partikel kopi sesuai dengan keinginan konsumen. Fleksibilitas dan
Keunggulan: a. Mutu bubuk kopi hasil pembubukan baik; b. Keseragaman
bubuk kopi baik; c. Perawatan mudah dan murah, serta mudah
dioperasikan; d. Energi rendah dan efisien. Spesifikasi Teknis: a.
Kapasitas: 25 - 35 kg kopi biji sangrai/jam; b. Tipe: Pin mill; c.
Transmisi: Pulley dan sabuk karet V; Penggerak: Motor listrik 5,5
HP, 220 V, 1.440 rpm, single phase; e. Dimensi: 800 x 600 x 1.000
mm; f. Bahan konstruksi: Plat aluminium, plat besi. |
|
|
PENGEMAS VACUM (Vacum sealer)
Fungsi: a. Memperpanjang umur simpan
bubuk kopi di dalam kemasan vakum. Fleksibilitas dan Keunggulan: a.
Multikomoditi (bubuk cokelat, lemak, pasta coklat, susu bubuk, krim).
Spesifikasi Teknis: a. Kapasitas: 10 - 15 bungkus/batch; b. Tipe:
Vaccum; c. Penggerak: Motor listrik 1 HP, 1.440 rpm, 220 V, single
phase; d. Sumber panas: Electric element 2 unit (@ 600 W); e.
Dimensi: 950 x 900 x 1.100 mm; f. Bahan konstruksi: Besi baja, plat
aluminium. |
|
|
MESIN SANGRAI UNTUK UJI CITARASA
Fungsi: Sarana pengawasan mutu biji
kopi sebelum maupun setelah proses produksi bubuk kopi.
Fleksibilitas dan Keunggulan: a. Multikomoditi (kakao, makadamia,
kacang); b. kontrol mutu mudah dilakukan; c. Perawatan mudah dan
murah, serta mudah dioperasikan; d. Hasil sangrai seragam, konsisten
dan bersih. Spesifikasi Teknis: a. Kapasitas: 100 g; b. sumber panas:
infra Red Tubes (3 unit, @ 500 W), 220V; c. Penggerak : Motor DC 12
W; d. Transmisi: Pulley dan sabuk karet V, serta rantai dan roda
gigi; e. Dimensi: 750 x 250 x 270 mm; f. Bahan konstruksi: Besi baja,
plat aluminium, plat besi. |
|
Pesan produk:
iccri@iccri.net
|
PETI FERMENTASI
Fungsi: Menghasilkan senyawa-senyawa calon pembentuk
(precursor) rasa dan aroma khas cokelat di dalam biji kakao.
Fleksibilitas dan Keunggulan: a. Perawatan mudah; b. Hasil
fermentasi baik, suhu fermentasi tercapai, lapisan lendir terurai
dan terlepas dari permukaan biji secara alami, serta terjadi
perubahan nilai pH biji karena pembentukan senyawa-senyawa asam;
Skala Individu: a. Peti kayu dengan ukuran 40 cm x 40 cm x 50 cm;
b. Waktu fermentasi selama 5 menit. Skala Kelompok: a. Rekator
berbentuk peti dangkal dua deret (shallow box); b. Waktu
fermentasi 5 hari ( 2 hari di deret pertama (atas), dan 3 hari di
deret peti kedua (bawah); c. tahap pemindahan sekaligus berfungsi
sebagai proses pembalikan biji
|
|
Pesan produk:
iccri@iccri.net
|
SORTASI KAKAO
Fungsi: a. Meningkatkan produktivitas kerja sortasi manual; b.
Biji kakao terkumpul dalam beberapa ukuran yang seragam
berdasarkan tingkatan mutunya. Kompartemen I berupa pecahan biji
dan biji kecil, kopartemen II biji mutu C, kopartemen III biji
mutu A dan B, dan kopartemen IV biji mutu AA. Fleksibilitas dan
Keunggulan: a. Perawatan mudah dan murah, serta mudah dioperasikan;
b. Keseragaman mutu kosisten dan bersih; c. Sudut kemiringan dan
kecepatan putar silinder sortasi mudah diatur. Spesifikasi Teknis
a. Kapasitas: 600 - 1.250 kg/jam; b. Penggerak : Motor listrik 3
HP, 380 V, 1.440 rpm, 3 phase; c. Transmisi: Pulley dan sabuk
karet V; d. Unit Sortasi: Silinder aluminium datar berlubang; e.
Dimensi: 3.500 x 850 x 1.200 mm; f. Bahan konstruksi: Besi baja,
plat aluminium.
|
|
|
PEMISAH KULIT KAKAO (Desheller)
Fungsi:Untuk memperbesar luas permukaan hancuran nib sehingga
pada saat perlakuan pengempoan maupun pembuatan pasta dengan bantuan
pemanasan massa kakao akan menerima panas yang lebih banyak dan
seragam.Fleksibilitas dan Keunggulan: a.Perawatan mudah dan murah,
serta mudah diperbaiki; b. Tenaga penggerak dapat motor listrik atao
motor bakar; c. Hasil pengupasan baik. Spesifikasi Teknis : a.
Kapasitas: 115 kg/jam; b. Penggerak: Motor listrik 1 HP, 220 V,
1.440 rpm, single phase; c. Transmisi: Pulley dan sabuk karet V; d.
Dimensi: 800 x 600 x 1.450 mm; e. Bahan konstruksi: Besi bajan, plat
besi. |
|
 
|
ALAT PRES LEMAK KAKAO
Fungsi:Untuk memisahkan lemak atau
minyak dari nib kakao.Fleksibilitas dan Keunggulan: a.Multikomoditi
(buah asam, jambu mete, biji mete, kulit buah kakao); b. Perawatan
mudah dan murah, serta mudah dioperasikan; c. Hasil pengempoan baik.
Spesifikasi Teknis : a. Kapasitas: 0,5 kg nib/batch; b. Unit
pengpress: Dongkrak hidrolik, 20 ton; c. Dimensi: 600 x 600 x 1.200
mm; d. Bahan konstruksi: Besi baja, ulir baja, plat baja.
|
|
|
PEMASTA COKLEAT
Fungsi:Melumatkan pecahan-pecahan nib
pasca sangrai dengan menggunakan ulir (screw) sampai diperoleh pasta
cokelat.Fleksibilitas dan Keunggulan: a.Pasta yang diperoleh bermutu
baik; b. Perawatan mudah dan murah, serta mudah dioperasikan; c.
Mudah diadopsi oleh perkebunan rakyat. Spesifikasi Teknis : a.
Kapasitas: 5 kg/jam; b. Tipe: ulir; c. Penggerak: Motor listrik 1
HP, 220 V, 1.440 rpm, single phase d. Dimensi: 1.000 x 400 x 750 mm;
f. Bahan konstruksi: Besi baja, plat aluminium.
|
|
Pesan produk:
iccri@iccri.net
|
PENGHALUS PASTA DAN PEMBUBUK COKLEAT
Fungsi:a. Mengurangi kandungan lendir
(pulp) dipermukaan biji kakao sehingga waktu fermentasi lebih
singkat dan menurunkan tingkat keasaman biji kering; b. Lendir hasil
pemerasan dapat diproses lanjut menjadi produk samping yang memiliki
nilai tambah; c. Mudah dipindah-pindah. Fleksibilitas dan Keunggulan:
a.Hasil pemerasan baik dan bersih; b. Perawatan mudah dan murah,
serta mudah dioperasikan; c. Mudah dipindah-pindahkan. Spesifikasi
Teknis : a. Kapasitas: 1 ton biji basah/jam; b. Penggerak: Motor
listrik 3 HP, 3 phase, 380 V.; c. Transmisi: Pulley dan sabuk karet
V; d. Unit pemeras: Silinder aluminium datar berlubang; e. Dimensi:
1.650 x 950 x 1.650 mm; f. Bahan konstruksi: Besi baja, plat
aluminium. |
|
|
KAKO TESTER
Spesifikasi:a. Sumber arus baterai 6 x
1,5 V tipe AA; b. Skala meter 0 - 20%; Dimensi : 14,2 x 13,5 x 8,5
cm; c. Berat 830 g. Keunggulan : Akurasi tinggi, harga murah,
praktis. Kegunaan : Untuk mengukur kadar air biji kopi, biji kakao,
cengkeh, lada, padi.
|
Pesan produk:
iccri@iccri.net
|
PEMERAS LENDIR KAKAO
Fungsi:a. Mengurangi kandungan lendir
(pulp) dipermukaan biji kakao sehingga waktu fermentasi lebih
singkat dan menurunkan tingkat keasaman biji kering; b. Lendir hasil
pemerasan dapat diproses lanjut menjadi produk samping yang memiliki
nilai tambah; c. Mudah dipindah-pindah. Fleksibilitas dan Keunggulan:
a.Hasil pemerasan baik dan bersih; b. Perawatan mudah dan murah,
serta mudah dioperasikan; c. Mudah dipindah-pindahkan. Spesifikasi
Teknis : a. Kapasitas: 1 ton biji basah/jam; b. Penggerak: Motor
listrik 3 HP, 3 phase, 380 V.; c. Transmisi: Pulley dan sabuk karet
V; d. Unit pemeras: Silinder aluminium datar berlubang; e. Dimensi:
1.650 x 950 x 1.650 mm; f. Bahan konstruksi: Besi baja, plat
aluminium |
|
 |
|
|
Produksi kopi di Indonesia saat ini mencapai
600.000 ton per tahun. Lebih dari 80 persen produksi tersebut berasal
dari perkebunan rakyat. Perkebunan ini merupakan kumpulan dari kebun-kebun
kecil yang dimiliki oleh petani dengan luasan antara 1 sampai 2 ha. Mereka
tidak mempunyai modal, teknologi, dan pengetahuan yang cukup untuk mengelola
tanaan yang mereka miliki secara optimal. Dengan demikian, produktivitas
tanaman relatif rendah dibandingkan dengan potensinya. selain itu, petani
umumnya jugabelum mampu menghasilkan biji kopi dengan mutu seperti yang
dipersyaratkan untuk ekspor. Beberapa faktor penyebab adalah minimnya sarana
pengolahan, lemahnya pengawasan mutu pada seluruh tahapan proses pengolahan
dan sistem tata niaga kopi rakyat yang tidak berorentasi pada mutu.
Kriteria mutu kopi yang
meliputi aspek phisik, citarasa dan kebersihan serta aspek keregaman dan
konsistensi sangat ditentukan oleh perlakuan pada setiap tahapan proses
produksinya. Tahapan (aliran) proses dan spesifikasi alat dan mesin produksi
yang menjamin kepastian mutu harus di secara rutin agar pada saat terjadi
penyimpangan mutu, suatu tindakan koreksi yang tepat sasaran dapat segera
dilakukan.
Pabrik minuman kopi di luar
negeri telah menerapkan otomatisasi dalam proses produksinya. Mereka
membutuhkan pasokan bahan baku bermutu tinggi, seragam dan konsisten dari
waktu ke waktu. Jika hal ini tidak dipenuhi, mereka setiap saat harus
merubah formula dan prosedur kerja. Kdeuanya menyebabkan enefisiensi dan
pada akhirnya akan mengurangi daya saing produknya. Selain itu, dalam lima
tahun terakhir ini kontaminasi okhratoxin pada biji kopi mulai mendapat
sorotan yang serius oleh konsumen Eropa. Kontaminasi senyawa tersebut
umumnya terjadi sebagai akibat proses pengeringan yang kurang sempurna
sehingga jamur penyebab tumbunya okhratoxin menjadi aktif. Jika aspek ini
diasukkan sebagai salah satu kriteria, maka hal ini merupakan ancaman yang
serius bagi kelangsungan ekspor komoditi tersebut.
Selain adanya jaminan mutu,
suatu produk pertanian akan relatif mudah dipasarkan pada tingkat harga yang
menguntungkan jika tersedia dalam kuantum yang cukup dan waktu pasokan yang
tepat serta berkelanjutan. Ekspor biji kopi sat ini dilakukan dengan sistem
kontainer. Satu kontainer memuat komoditi dengan mutu tinggi dan seragam,
demikian juga pada pengiriman berikutnya. Kapasitas satu kontainer mencapai
20 - 30 ton biji kopi siap ekspor. Kapasitas tersebut hanya dapat dipenuhi
jika petani mengolah hasil panen mereka secara kelompok.
Sebelum dimasukkan ke dalam
kontainer, baik biji opi harus diuji mutunya secara laboratoris dan secara
visual dan dicocokkan dengan nilai standard mutu yang berlaku. Konsumen biji
kopi lebih mengutamakan citarasanya. Secara umum, hanya biji kopi rakyat
bermutu tinggi yang dapat diekspor dengan harga yang wajar, sebaliknya
sisanya (under grade) harus donoversi menjadi produk sekunder yang
dapat dikonsumsi oleh konsumen secara langsung, misalnya biji kopi menjadi
kopi bubuk. Selain dapat meningkatkn niai tambah, upaya tersebut dapat
mencegah pencampuran kembali biji kopi mutu rendah (hasil sortasi) ke dalam
biji kopi mutu baik.
|